Selasa, 27 Desember 2016

thumbnail

Ibnu Batutah Penjelajah Dunia Terhebat Untuk Siarkan Agama


Agen Poker - Sejauh ini kita hanya mengenal penjelajah dari negara-negara barat seperti Marco Polo, Vasco da Gamma, sampai Bartholomew Diaz. Selain penjelajah dari barat, kami juga tahu betul salah satu penjelajah besar Cina disebut Laksamana Chengho yang telah mendarat di Indonesia selama beberapa saat untuk menjalin kerjasama dengan penduduk setempat, terutama di wilayah utara Jawa.

 agen poker


Selain penjelajah yang telah disebutkan di atas, ada satu lagi berasal dari penjelajah besar di Timur Tengah. Dia adalah Ibnu Battuta yang berhasil mengelilingi puluhan negara di abad ke-14 untuk melaksanakan misi penyiaran agama dan juga perdagangan. Berikut kisah Ibnu Battuta, bahwa kita harus meniru.

Misi Perjalanan Ibnu Battuta

Agen Domino - Ibn Battuta lahir di Maroko pada 1304, ketika usia 20, ia mulai terobsesi untuk mengelilingi dunia. Dengan kemampuan, Ibn Battuta membangun cara untuk ziarah di Mekah. Dari sana, ia mulai banyak perjalanan ke daerah-daerah yang tidak pernah terbayangkan.

Ketika muda Ibn Battuta mendapatkan pendidikan yang terbaik bagi seorang ayah dari seorang hakim. Dari sini, ia belajar banyak hal baru sehingga rasa ingin tahunya akan menjadi budaya baru di seluruh dunia mulai tumbuh. Ketika ia mulai merasa percaya diri dan mampu melakukan perjalanan, Ibnu Battuta mulai menjelajah bahkan harus meninggalkan keluarga termasuk istri dan anak-anaknya.

Kelilingi 44 Negara di Seluruh Dunia

Dari beberapa catatan sejarah, Ibn Battuta melakukan perjalanan di 44 negara di seluruh dunia dengan mayoritas Muslim. Di daerah itu, ia mendekati kedua budaya dan agama untuk belajar apa pun di sana. Ibn Battuta ingin sesuatu yang baru sehingga mengunjungi negara baru adalah mimpinya.



Agen Domino Online - Negara-negara yang pernah menjelajahi oleh Ibn Battuta termasuk China, India, Rusia, Suriah, Tanzania, Turki, negara-negara dari Semenanjung Arab, dan Indonesia khususnya wilayah Samudera Pasai yang pada waktu itu telah memeluk Islam. Di Samudra Pasai (Ibn Battuta pernah salah untuk memanggil Java dalam catatan), perdagangan Ibn Battuta terutama rempah-rempah yang sangat berharga dan bernilai tinggi.

Budaya belajar dan Agama Siar

Waktu yang dibutuhkan untuk menempuh 44 negara adalah 30 tahun. Selama waktu itu, Ibnu Battuta tidak kembali ke Maroko sehingga ketika seorang anak dan ayahnya meninggal dia tidak tahun ini. Namun, meskipun meninggalkan duka yang mendalam, perjalanan yang dilakukan oleh Ibn Batuta memberikan banyak pengalaman yang tidak bisa dibeli dengan uang sebanyak apapun.

Selama perjalanan ke 44 negara di dunia, banyak yang siaran Ibn Islam. Di negara-negara yang penduduknya masih bukan seorang Muslim, ia berdagang atau kerjasama di bidang lain untuk memasukkan unsur-unsur Islam, meskipun tidak secara langsung. Ibn Battuta ingin apa yang telah dipelajarinya dengan wilayah mengunjungi dan dia ingin mempelajari budaya daerah sesuai dengan keyakinan mereka.

Journey of Ibn Battuta penjelajah Eropa Jadi Rujukan

Agen Poker Online - Setelah melakukan perjalanan selama lebih dari 30 tahun, Ibnu Battuta akhirnya kembali ke Maroko. Mengetahui ada salah satu warganya yang melakukan perjalanan panjang, Sultan Fez memerintahkan juru tulis bernama Ibn Juzai menulis ceritanya. Ibn Battuta diminta untuk menggambarkan apa yang dilakukan selama eksplorasi yang akan dibuat browsing laporan lengkap.

Dalam menulis laporan Ibn Juzai sedikit kesulitan. Pasalnya, Ibnu Battuta jarang menulis laporan perjalanan. Dia hanya sesekali menulis apa yang dia suka di buku harian. Dari buku harian dan apa yang dia ingat, laporan perjalanan sukses diatur dan akhirnya menyebar ke berbagai negara Arab untuk datang ke Eropa dan dirujuk browsing.

Ini adalah kisah Ibnu Battuta, dikenal sebagai penjelajah terbesar dunia Muslim. Selama perjalanan, dia tidak melakukan kolonisasi sebagai penjelajah Eropa lainnya. Sebaliknya ia melakukan penyiaran Islam dan kerjasama dengan banyak pihak. Luar biasa!


Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments

About